Tenaga Eksogen
Adalah tenaga yang berasal dari luar lapisan kulit bumi /
lithosfer .
Sifatnya : merusak
Namun, sifat dari endogen adalah membangun .
Jenis- jenis tenaga eksogen
Adalah sbb :
a.
Air
Mengarah pada air yang
diam. Misal air sungai dan danau.
b.
lapisan air
lapisan air sungai yang
ada di atas daratan (run off).
Lapisan air yang ada di
dalam tanah adalah subsurface run off . Akan merusak dari daerah kapur.
c.
ombak
d.
suhu / sinar matahari
e.
zat – zat kimia
yang berasal dari
tumbuh”an atau aktifitas manusia .
f.
organisme
g.
angin
atau disebut korosi.
h.
manusia
Proses Eksogen
a.
Pelapukan (weatering)
Proses hancurnya batuan
(stone), dari dalam batuan .
Jenis pelapukan ada 3,
yaitu :
·
Mekanik / fisika / fisik
Batu hancur, namun pada
bagian terkecil tetap satu batuan sehingga tidak mengandung zat kimia apapun .
Jadi, yang menyebabkan
ada alam sehingga tidak merubah struktur batuan tersebut.
Misal : suhu dan angin
(menyebabkan batu akan jatuh) dan juga air .
Biasanya terdapat di
daerah padang pasir.
·
Kimia / kimiawi
Batu hancur, akan
menghasilkan struktur kimia yang baru.
Misal terjadi di daerah
kapur.
Tenaganya : zat
kimia, air hujan, air laut, dan garam.
Kapur à
terkena air hujan (H2O) à kalsium karbonat (CaCOOH)
Biasanya terjadi di
daerah tropis atau daerah yang memiliki kandungan curah hujan yang tinggi .
Proses pelapukan:
1.
pelarutan : larutannya minereal dalam air (yang
mengandung garam). Pelarutan terjadi di daerah yang memiliki curah hujan
yang tinggi.
Biasanya terjadi di
daerah kapur.
Menghasilkan :
ü
diaklas : retakan yang ada di daerah kapur
ü
ponor : diaklas yang sudah meluas
ü
polje : gabungan dari ponor (lebih luas dari
ponor)
ü
uvula : ponor yang lebih luas lagi. Atau dapat
dibilang lubang .
ü
doline : uvula yang berisi air .
ü
stalakmit : batuan kapur yang ada di bawah .
ü
stalaktit batuan kapur yang menggantung .
2.
oksidasi persenyawaan oksigen untuk mengahasilkan
oksida . Biasanya batuan yang mengandung besi terkena oksigen, akan
menghasilkan : hematit (Fe2O3).
3.
karbonisasi proses
persenyawaan antara karbon (C) dan batu-batuan.
Eg : air hujan membentuk
asam karbon dan bereaksi dengan asam menjadi batu kapur dolomit .
4.
evaporasi = penguapan air yang tersimpan dalam batuan
atau penguapan tumbuh-tumbuhan yang menghasilkan zat kimia tertentu .
5.
hidrolisasi =
senyawa air dg mineral yang menghasilkan mineral baru.
Eg : orthoklas menjadi
lempung .
·
Organik / biologi
Adalah proses
hancurnya batuan karena makhluk hidup. Bisa bersifat kimia dan mekanik.
Tenaga : akar tanaman,
hewan menggali liang, dan manusia (anthropolisme).
Namun, yang paling
membuat kerusakan terparah adalah manusia.
b.
Pengikisan à erosi
(bagian dari pengikisan)
Hancurnya batuan secara
perlahan-lahan dari luar batuan.
Tenaga : angin, air yang
mengalir, ombak, gletser.
Gletser = daerah
pegunungan.
PROSES PENGIKISAN
Abrasi = tenaga ombak
Deflasi = tenaga angin
Erosi = aliran air
Korosi = udara/angin
Glasialisasi = gletsyer
HASIL PENGIKISAN
` Tanah tandus, tanah
kritis, jira terlalu banyak bisa menjadi penyebab tanah longsor.
c.
Transportasi / pengangkutan
Adalah proses pengangkutan
/ trans / berpindahnya hasil pengikisan dan pelapukan .
Tenaganya : angin, air,
gletsyer, binatang .
Misalnya : sisa kapur
akan diterbangkan angin.
Biasanya, diendapkan di
daerah yang rendah .
d.
Sedimentasi / pengendapan
Adalah proses
pengendapan hasil pengangkutan / transportasi di daerah yang rendah.
Mengapa harus rendah? Karena
semuanya pasti akan diendapkan di daerah yang rendah.
Penyebab pengendapan
karena adanya pengurangan kecepatan tenaga dan media pengangkut sehingga
material yang diangkut diendapkan di daerah yang rendah.
JENIS – JENIS
SEDIMENTASI
o
Sedimentasi marine
Tejadi di daerah pantai
atau laut yang dangkal.
Syaratnya :
1.
Pantai harus datar, rata, tidak
boleh ada tanaman.
2.
Anginnya harus kuat
3.
Ombaknya tidak besar (ombaknya
tenang)
Misal di : Parangtritis, laut utara.
Hasilnya :
1.
sand dune (guguk pasir)
bukit-bukit pasir di
pantai. Disebabkan oleh tenaga angin atau ombak .
2.
bar
Adalah pematang yang lurus di pinggir pantai.
Eg : Parangpritis
3.
tombolo
Adalah tanah sempit yang
menguhubungkan pantai dan pulau
4.
gosong
Adalah timbunan hasil
abrasi.
o
Sedimentasi sungai
Adalah tenaga air
sungai yang mengalir.
Contoh :
1.
Delta
Adalah daratan yang
terbentuk di muara sungai.
Eustaria
adalah muara sungai yang berbentuk corong.
Syarat :
o
Jumlah pengikisan yang besar
o
Dasarnya tidak begitu dalam
o
Ombaknya tidak besar
Yang
paling terkenal adalah : delta Berantas.
2.
Flood plain (dataran banjir / gosong sungai)
Adalah daratan yang
berada di tengah aliran sungai.
Misal : pulau Kemarau
(Sungai musi) .
3.
Sand split
Adalah hasil
sedimentasi sungai di pantai.
Hampir sama seperti bar,
namun posisinya ada di sungai.
4.
Kipas Alluvial
Adalah hasil penumpukan
material di daerah yang rendah.
Bisa dimana saja.
Misalnya ada di pinggiran kiri kanan aliran sungai yang dapat berbentuk apa
saja misalnya berbentuk kipas.
Contonhnya : di Kumpeh
o
Sedimentasi aeolis
Terjadi di daerah padang
pasir yang rendah atau di gurun pasir. Tenaganya angin.
Hasilnya adalah
1.
Barkan
adalah endapan
berbentuk bulan sabit.
2.
Tanah loss
Adalah endapan debu
Berguna untuk pertanian yang sederhana.
o
Sedimentasi gletsyer (morena)
Terjadi di kaki
gunung. Berupa tumpukan salju.
Di daerah : Greenland, Kanada, Kutub Selatan, Kutub Utara.
Berdasarkan tempat pengendapan :
o
Endapan fluvial : sungai
o
Terestris : di darat
o
Limnis : danau dan rawa
o
Marine : laut
o
Glasial : di daerah kutub
Berdasarkan tenaga
alam :
Sedimen akuatis: tenaga air
Sedimen aeolis : tenaga angin
Sedimen marine : tenaga ombak
Sedimen Glasiial : tenaga gletser
e.
Mass Wasting : bagian
dari pengikisan
f.
Gletsyer
Udara

1 komentar:
nih, wa kasih komen :p
Posting Komentar
woy!!! kasih gak komen?! kasih gak?!!! Cepetan! Komen atau nyawa (?)