Ini nih, tugas Sosiologi yang bikin aku, Irine K. Oktaviani jadi LEMBUR sampai jam 1 malam!!!
Terus, gak bisa belajar buat ulangan Biologi : Virus dan Bakteri . Tapi, tadi yang ulangan cuman Virus. Jadi, mohon bantuan untuk BAKTERI ya.... ^^ .
Inu tugas sosio yang buat kami jadi lembur. But, BIG THANKS for CHRISTIANDI who helped us to do our homework. Ini jawabannya, namun belum lengkap. Tadi setidaknya bisa membantu.
Kemiskinan
a. Pengertian
Kemiskinan adalah keadaan dimana
terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian
, tempat berlindung,
pendidikan, dan kesehatan.
b. Penyebab
1. penyebab individual, atau patologis,
yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari perilaku, pilihan, atau kemampuan
dari si miskin;
2. penyebab keluarga, yang
menghubungkan kemiskinan dengan pendidikan keluarga;
3. penyebab sub-budaya (subcultural),
yang menghubungkan kemiskinan dengan kehidupan sehari-hari, dipelajari atau
dijalankan dalam
lingkungan
sekitar;
4. penyebab agensi, yang melihat
kemiskinan sebagai akibat dari aksi orang lain, termasuk perang, pemerintah,
dan ekonomi;
5. penyebab struktural, yang memberikan
alasan bahwa kemiskinan merupakan hasil dari struktur sosial.
6. kelangkaan alat pemenuh kebutuhan
dasar
7. sulitnya akses terhadap
pendidikan dan pekerjaan
c. Akibat
1. kejahatan dan kekerasan
2. terserang penyakit
3. kurang gizi (menyebabkan busung
lapar dan avitaminosis)
4. depresi, stress, atau bunuh diri
5. banyaknya pengemis dan
pengangguran
d. Alasan kemiskinan dikategorikan sebagai masalah sosial
Kemiskinan tergolong masalah sosial
yang nyata dan laten. Masyarakat tahu bahwa kemiskinan itu merupaka masalah
sosial, tapi mereka tidak
mampu berbuat apapun untuk
menghapuskannya.
e. Contoh
- Tragedi Zakat
-> Pembagian
zakat sebesar Rp 30.000,- kepada masyarakat miskin yang berujung pada kematian.
Masyarakat sangat antusias sekali. Hanya
untuk mendapatkan Rp 30.000,- mereka rela mengorbankan nyawanya. Itu
menunjukkan kemiskinan di Indonesia
sangat luar biasa.
Kejahatan
a. Pengertian
Kejahatan adalah segala sesuatu yang
melanggar hukum.
b. Penyebab
1. Pertentangan dan persaingan
kebudayaan
2. Perbedaan ideologi politik
3. Kepadatan dan komposisi penduduk
4. Perbedaan distribusi kebudayaan
5. Perbedaan kekayaan dan pendapatan
6. Mentalitas yang labil
c. Akibat
1. Merugikan pihak lain baik
material maupun non material
2. Merugikan masyarakat secara
keseluruhan
3. Merugikan negara
4. Menggangu stabilitas keamanan
masyarakat
d. Alasan kejahatan dikategorikan sebagai masalah sosial
Kejahatan melanggar aturan-aturan atau
norma-norma yang berlaku dalam masyarakat.
e. Contoh
- pencurian
- pembunuhan, penganiayaan, dan
penculikan
- perdagangan manusia
- penjualan, pengedaran, dan pemakaian NARKOBA
- pemerkosaan, pelacuran, dan free
sex
Pelacuran
Faktor-faktor yang memengaruhi adalah : ”faktor internal” dan “faktor
eksternal”. Faktor internal adalah yang datang dari individu wanita itu
sendiri, yaitu yang berkenaan dengan hasrat, rasa frustrasi, kualitas konsep
diri, dan sebagainya. Sedangkan faktor eksternal adalah sebab yang datang bukan
secara langsung dari individu wanita itu sendiri melainkan karena ada faktor
luar yang mempengaruhinya untuk melakukan hal yang demikian. Faktor eksternal
ini bisa berbentuk desakan kondisi ekonomi, pengaruh lingkungan, kegagalan
kehidupan keluarga, kegagalan percintaan, dan sebagainya.
Pelacuran dikategorikan menjadi masalah sosial adalah karena ini merupakan
masalah masyarakat. Pelacuran yang semakin meluas yang rata-rata karena
tuntutan ekonomi. Juga merupakan masalah laten, karena pelacuran dijadikan batu
loncatan oleh beberapa orang. Namun, mereka tidak dapat berbuat apa-apa untuk
mengatasinya.
Akibatya adalah menyebarnya penyakit AIDS yang dapat menyerang secara cepat
di Indonesia.
Kenakalan Remaja
Pengertian kenakalan remaja Menurut Paul
Moedikdo,SH adalah :
- Semua perbuatan yang dari orang dewasa merupakan
suatu kejahatan bagi anak-anak merupakan kenakalan jadi semua yang
dilarang oleh hukum pidana, seperti mencuri, menganiaya dan sebagainya.
- Semua perbuatan penyelewengan dari norma kelompok
tertentu untuk menimbulkan keonaran dalam masyarakat.
- Semua
perbuatan yang menunjukkan kebutuhan perlindungan bagi sosial.
Akibat-akibat yang di timbulkan :
Anak-anak mulai mengenal : Rokok, Narkoba, Freesex, dan terlibat banyak tindakan kriminal lainnya
Hal ini semua bisa terjadi karena
adanya faktor-faktor kenakalan remaja
berikut:
- kurangnya kasih sayang orang
tua.
- kurangnya pengawasan dari orang
tua.
- pergaulan dengan teman yang
tidak sebaya.
- peran dari perkembangan iptek
yang berdampak negatif.
- tidak adanya bimbingan
kepribadian dari sekolah.
- dasar-dasar agama yang kurang
- tidak adanya media penyalur
bakat dan hobinya
- kebasan yang berlebihan
- masalah yang dipendam
Dan saya dapat memberikan
beberapa tips untuk mengatasi dan mencegah kenakalan remaja,
yaitu:
- Perlunya kasih sayang dan
perhatian dari orang tua dalam hal apapun.
- Adanya pengawasan dari orang tua
yang tidak mengekang. contohnya: kita boleh saja membiarkan dia melakukan apa
saja yang masih sewajarnya, dan apabila menurut pengawasan kita dia telah
melewati batas yang sewajarnya, kita sebagai orangtua perlu memberitahu dia
dampak dan akibat yang harus ditanggungnya bila dia terus melakukan hal yang
sudah melewati batas tersebut.
- Biarkanlah dia bergaul dengan
teman yang sebaya, yang hanya beda umur 2 atau 3 tahun baik lebih tua darinya.
Karena apabila kita membiarkan dia bergaul dengan teman main yang sangat tidak
sebaya dengannya, yang gaya hidupnya sudah pasti berbeda, maka dia pun bisa
terbawa gaya hidup yang mungkin seharusnya belum perlu dia jalani.
- Pengawasan yang perlu dan
intensif terhadap media komunikasi seperti tv, internet, radio, handphone, dll.
- Perlunya bimbingan kepribadian
di sekolah, karena disanalah tempat anak lebih banyak menghabiskan waktunya
selain di rumah.
- Perlunya pembelanjaran agama
yang dilakukan sejak dini, seperti beribadah dan mengunjungi tempat ibadah
sesuai dengan iman kepercayaannya.
- Kita perlu mendukung hobi yang
dia inginkan selama itu masih positif untuk dia. Jangan pernah kita mencegah
hobinya maupun kesempatan dia mengembangkan bakat yang dia sukai selama
bersifat Positif. Karena dengan melarangnya dapat menggangu kepribadian dan
kepercayaan dirinya.
- Anda sebagai orang tua harus
menjadi tempat CURHAT yang nyaman untuk anak anda, sehingga anda dapat
membimbing dia ketika ia sedang menghadapi masalah.
Dijadikan masalah sosial karena,
kenakalan remaja ini sudah mulai meluas dan juga dapat berakibat buruk bagi
anak-anak lain yang belum termasuk ke dalam kategori kenakalan remaja.
Contoh – contoh kenakalan remaja :
1. Berbohong
2. Pergi keluar rumah tanpa pamit
3. Keluyuran
4. Begadang
5. membolos sekolah
6. Berkelahi dengan teman
7. Berkelahi antar sekolah
8. Buang sampah sembarangan
9. membaca
buku porno
10. melihat gambar porno
11. menontin film porno
12. Mengendarai kendaraan
bermotor tanpa SIM
13. Kebut-kebutan/mengebut
14. Minum-minuman keras
15. Kumpul kebo
16. Hubungan sex diluar nikah
17. Mencuri
18. Mencopet
19. Menodong
20. Menggugurkan Kandungan
21. Memperkosa
22. Berjudi
23. Menyalahgunakan narkotika
24. Membunuh
Peperangan
Peperangan adalah : permusuhan atau pertempuran senjata yang
dilakukan antara suatu negara,bangsa,atau tentara melawan negara,bangsa,atau
tentara yang lain dengan perjuangan,perkelahian,mengadu tenaga,dsb.
akibat :
a. peperangan dapat membuat sebuah negara/lebih mjd hancur karena mereka saling
membunuh,menembak,dsb.
b. membuat sebuah negara menjadi tidak aman,tidak nyaman,tidak damai,tidak
tentram.
c. terlebih membuat sebuah negara menjadi kacau balau dan membuat warga negara
menjadi takut,gelisah,khawatir,dsb.
penyebab :
a. adanya sebuah masalah yang besar dan tidak bisa di selesaikan secara
kekeluargaan/damai sehingga harus melalui perang.
b. adanya rasa egoisme dalam diri sebuah negara.
c. adanya pihak yang saling megadu dombakan antara negara yang satu dengan
negara yang lain.
dikategorikan sebagai masalah sosial karena
a. dampaknya mengenai banyak orang atau seluruh wilayah yang mengalami perang.
b. dampaknya mengakibatkan perasaan seseorang menjadi tertekan atau tidak
tenang.
contoh-contoh perang :
a.perang teluk I
b.perang kemerdekaan RI
c.perang diponegoro
d.dsb.
Kelainan Seksual
1.1. Pengertian
Kelainan seksual adalah suatu
keadaan di mana seseorang memilih obyek seks yang tidak wajar. Misalnya memilih
binatang, mayat, anak-anak kecil sebagai obyek seks, atau suka disakiti saat
berhubungan seks. Kelainan ini
didapat sejak kecil, bisa dari lingkungan pergaulan, akibat trauma, atau
kelainan genetika.
1.2. Penyebab
Banyak
kasus kelainan seksual terjadi karena kelainan genetika. Kelainan genetika yang
di maksud bukanlah faktor keturunan, melainkan kelainan saat anak berada dalam
kandungan dan pembentukan genetik.
Kelainan
seksual juga bisa terjadi karena trauma. Penyebab traumanya pun bermacam-macam
dan sulit diketahui.
Kelainan
seksual dapat pula terjadi akibat mengkonsumsi obat-obatan secara tidak wajar.
1.3. Akibat
Akibat atau dampak yang terjadi akibat faktor
genetik lebih sulit di sembuhkan, karena kelainan tersebut di bawa sejak
penderita lahit. Sedangkan penderita akibat faktor lingkungan lebih mudah di
sembuhkan, karena si penderita menderita akibat lingkungan yang tidak wajar. Penderita akibat faktor lingkungan dapat
di sembuhkan dengan di karantina. Sedangkan penderita akibat faktor
genetik harus men
1.4. Mengapa Masalah tersebut bisa menjadi
masalah sosiologi
Masalah kelainan seksual bisa menjadi masalah
bagi masyarakat karena penyebaran kelainan seksual dapat terjadi dengan banyak
cara, diantaranya lingkungan. Lingkungaan tempat kita tinggal bisa saja
menjerumuskan kita karena lewat lingkungan kita belajar tentang hidup.
1.5. Contoh
SADISME DAN MASOCHIST
EXHIBITIONISM
PHEDOPHILIA
HOMOSEKSUAL
DAN TRANSEKSUAL
Permasalahan Sosial Kependudukan
1.
Pengertian
Ditandai
dengan tingginya urbanisasi, permukiman kumuh pada hampir seluruh kota, pedagang kaki lima dan kesemrawutan
lalu lintas, serta masalah kesehatan khususnya tingginya prevalensi infeksi
saluran pernafasan akut. Adanya benturan kepentingan antara pertumbuhan
penduduk dengan ketersediaan sumber daya alam telah dipahami sebagai asal mula
terjadinya problema lingkungan hidup. Tidak mengherankan, kalau
persoalan-persoalan lingkungan hidup yang muncul.
2.
Penyebab
Masyarakat yang
tinggal atau mendiami suatu wilayah tertentu disebut penduduk. Jumlah penduduk
yang mendiami suatu wilayah menentukan padat tidaknya di wilayah tersebut.
Masalah-masalah kependudukan yang terjadi di Indonesia antara lain persebaran
penduduk yang tidak merata, jumlah penduduk yang begitu besar, pertumbuhan
penduduk yang tinggi, rendahnya kualitas penduduk, rendahnya pendapatan per
kapita, tingginya tingkat ketergantungan, dan kepadatan penduduk.
X Persebaran
penduduk yang tidak merata
Wilayah
negara kita sangat luas. Penduduk yang tinggal di wilayah negara kita tidak
merata. Ada daerah yang sangat padat, namun ada juga daerah yang sangat jarang
penduduknya.
X Jumlah
penduduk yang begitu besar
Jumlah
penduduk Indonesia sangat banyak. Indonesia menduduki urutan keempat negara
terbanyak jumlah penduduk setelah Cina, India, dan Amerika Serikat. Jumlah
penduduk Indonesia berdasarkan sensus penduduk tahun 2000 adalah 205,8 juta
jiwa.
X Pertumbuhan
penduduk yang tinggi
Jumlah penduduk Indonesia sudah sangat banyak.
Jumlah ini akan terus bertambah karena pertumbuhan jumlah penduduk juga tinggi.
Hal ini disebabkan oleh angka kelahiran lebih tinggi dibandingkan dengan angka
kematian.
X Kualitas
penduduk rendah
Indonesia
memiliki tingkat pendidikan yang rendah. Ini mempengaruhi kualitas atau mutu
penduduk Indonesia. Masyarakat Indonesia kurang memiliki keahlian dan
keterampilan dalam bekerja. Akibatnya, masyarakat mengalami kesulitan
mendapatkan pekerjaan yang bagus.
X Rendahnya
pendapatan per kapita
Pendapatan
per kapita artinya rata-rata pendapatan penduduk setiap tahun. Pendapatan per
kapita penduduk Indonesia masih rendah. Remdahnya pendapatan per kapita rendah berkaitan erat dengan banyaknya
masyarakat miskin.
X Tingginya
tingkat ketergantungan
Penduduk
yang tidak tidak bekerja disebut penduduk yang tidak produktif. Biasanya
penduduk yang tidak bekerja adalah yang telah berusia lanjut atau masih
anak-anak dan remaja. Mereka ini disebut usia nonproduktif. Penduduk
nonproduktif menggantungkan hidupnya pada penduduk produktif (bekerja). Karena
usia nonproduktif tinggi, maka tingkat ketergantungan di Indonesia cukup
tinggi.
X Kepadatan
penduduk
Beberapa
kota besar di Indonesia sangat padat. Tingginya kepadatan penduduk menyebabkan
masalah-masalah sosial seperti pengangguran,
kemiskinan, rendahnya pelayanan kesehatan, meningkatnya tindak kejahatan,
pemukiman kumuh, lingkungan tempat tinggal yang tidak sehat, dan sebagainya.
3.
Akibat
Penyebaran pendudukk tidak merata dan dapat berdampak adanya kemacatan,
kekurangan lahan tempat tinggal, dan kurangnya lapangan pekerjaan
4.
Mengapa Hal Tersebut Dikategorikan Sebagai Masalah
Sosial
Masalah
ini merupakan masalah sosial yang dapat berdampak luas pada daerah yang
memiliki kependudukan yang tidak rata.
5.
Contoh
¨
Provinsi
Daerah Khusus Ibukota Jakarta sangat padat. Menurut sensus tahun 2000, setiap
satu kilometer persegi didiami lebih dari dua belas ribu orang. Ini sangat
berbeda dengan Provinsi Kalimantan Barat. Di sana hanya ada 27 orang yang
mendiami wilayah seluas satu kilometer persegiTingginya tingkat pengangguran.
¨
Banyaknya perumahan kumuh.
¨
Tingginya
angka kematian ibu dan bayi per tahunnya.
¨
Rendahnya
pendapatan per kapita di Indonesia.