Pages

Jumat, 29 Oktober 2010

TRAGEDI SOSIOLOGI 28 OKT 2010


Hai, hai,hai..
Selamat hari sumpah pemuda… ^^
(28 oktober 2010)
Rencananya, mau ngeposting ini post pada saaat hari H. Namun, tidak bisa karena :
  1. jam belajar
  2. besok ada ulangan
  3. karena... ya besok ada ulangan
  4. karena emang GAK BOLEH
Hahahahahaah... *gaje
Aku mau berbagi cerita dengan ”kekompakan” keluarga besar XA untuk ”berperang”melawan ”penjajah”. Pas banget kan tentang sumpah pemuda yang temanya tentang pahlawan?!
*gaje again. Dan aku (*tttiiittt* -> menyebutkan nama) mulai detik ini mengumumkan : TEORI tentang bahwa:”yang paling besar/banyak akan selalu menang dari yang kecil” adalah teori yang SALAH!!!
Jadi gini nih ceritanya..

Hari itu kamis yang lumayan panas karena sudah cukup dengan 2 hari yang terus”an hujan (sampe pake jaket ke labkom. Kampungan banget kan?!”) . Waktu aku masuk kelas, melihat tampang teman” yang serius belajar matpel SOSIOLOGI yang GOSIPnya (atau fakta?!) kalau matpel tersebut akan ulangan. Aku sih, biasa” aja. Karena, memang katanya ulangan. Tapi masih kataNYA bukan kata BAPAK!! Jadi, ya aku putuskan untuk ke perpus membaca novel bersama La, Rin, dgn Fe. Aku sih sudah ada belajar sos dikit waktu semalam, itupun atas menerima soal yang sudah aku pajak!!! Paginya, boleh lah aku disebut ANAK RAJIN . LUAR sos, DALAMnya NOVEL! Hahahaah..
(Don’t try this at home, guys!!)
Lalu, saat masuk perpus, liat pajangan mata (udah deh,skip it!) . Kami pilih meja pojokan. La, Rin, Fe sibuk ngomongin sesuatu. Aku? Jadi anak rajin dong!!! Baca sos yang menyelubungi aib yaitu NOVEL ”separuh bintang” yang memang bagussss...banget. Yang ingin cepat-cepat aku tamatkan.
Selama 30 menit diperpus, bel masuk menjerit tanda kami murid yang mau dibimbing harus menempuh 1 hari lagi di penjara kolesterol. Setelah doa, kami bergegas ke labkim (bertemu pajangan mata again!><). Sampai, disambut Mrs. Elizabeth, menerangi pelajaran tentang elektronegatifan dan af..apa..gitu (penyakit pikun kumat). Setelah bla..bla..bla, menerangi, mencatat, akhirnya kami keluar untuk menyudahi pelajaran. Aku bersama Rin dan Dina menuju kelas untuk menaruhh buku kim dan mengambil buku sos. Mulai lah, percakapan setengah penting antara aku dg dina.
          ”Din, hari ini ulangan ya?”
          ”Gak tahu,*tiitt*. Katanya sih iya...”
”Yah, aku aja gak belajar. Tadi aja baca novel.”
”Aku juga. Bahannya banyak nian woyy...”
Dalam hati aku berkata:”din.. din... Tampang kayak dirimu gak belajar. Hihihihihi~ ==’ “. Mengapa aku bilang setengah penting? Karena, setengahnya yang penting menyatakan bahwa Dina itu tidak belajar serius. Cuman baca” doang. Setengahnya lagi yang tidak penting adalah “dina tidak dapat memberi bukti apakah ulangan sos itu “GOSSIP” atau “FAKTA”. Aku membaca sedikitt saja buku catatan. Karena, teman” ajak kompakan untuk bilang tidak. Baiklah, aku setuju.
Setelah melewati istirahat dengan memakan : 3 bungkus Better dan 2 bungkus Beng-beng, jam ke-3 dimulai. Bapak sos (bukan August Comte), mengenakan kemeja merah datang membwa laptop kesayangannya ke ruang 1 yang sangat BERWIBAWA dengan TAMBAHAN 2 KIPAS ANGIN! (setelah hampir 5 bulan tanpa kipas). Aku masih santai membaca buku catatan. Karena jika emang ulangan, maka aku hanya melakukan tindakan satu hal yaitu : D.O.A !!!!>,<
Bapak berinisial FA masuk, meletakkan tas laptopnya dan mulai berkata...
”Baik, keluarkan kertas, kita ulangan...”
Mulai lah, AKSI dari XA..
Student 1 : ”Pak! Bapak gak bilang!!”
Student 2 : “iyaa!! Hari ini kan cek PR!!”
Class XA : ”Eeee... Bapak mano bilang la.. Kami dak belajar!”

Riuhh.. Seriuh-riuhnya, tolakan ulangan ke-1 dari pendemo seantaro Xaverius dari XA.
Pak Fa          : ”Lho? Bapak kan sudah bilang? Ini catatannya,”kata si bapak sambil menunjukkan kertas yang KATANYA mencatat jadwal ulangan.
Student 3      : ”eeehhh.. mano ada bilang la, Pak!”
Student 4      : “iyo pak, sriusss... Kalo ada bilang, pasti kami akan belajar.”
Student 5      : ”pak, hari ini kan hari SUMPAH PEMUDA! Jadinya, gak ulangan laaa...” (PIKIR DEH! Apa HUBUNGAN antara ulangan dengan sumpah pemuda!?!)
Me               : ”pak! Manatahu be bapak thu catet diluar jam pel. Tapi lupa buat kasi tahu”
XA               : ”iyyyoooo pakkkk!!!!”
Jadilah debate antara 39 murid XA melawan 1 guru Pak Fa. Jika kita bertanya pada anak kecil kira” siapa yang menjadi pemenang, pasti anak kecil itu berkata : ”XA” keluar sebagai pemenang. Debate panjang akhirnya ditutup dengan sebuah keputusan telak...
” YA SUDAH. POKOKNYA HARI INI ULANGAN DAN KELUARKAN KERTAS SEKARANG”
Taaarrrrrraaaaaaaaaa.......
Jadilah kami keluar sebagai pihak yang kalah. Kami memutuskan untuk mengeluarkan kertas dan menyerah pada peperangan hari ini. Jadilah kami mulai ulangan dengan sedikir kasak-kusuk untuk berbagi jawaban kepada sesama yang membutuhkan. Hahahahaah... Udah tuntas aja bersyukur, apa lagi bagus.
So, well guys, one thing u have to know.
Gak selalu, pada saat keroyokan rame”, yang paling rame yang akan bisa jadi pemenang. Bisa saja yang paling sedikit itu lah yang menjadi pemenang. Contohnya dalam “TRAGEDI SOSIOLOGI”.

Selasa, 26 Oktober 2010

Sosiologi

Ini nih, tugas Sosiologi yang bikin aku, Irine K. Oktaviani jadi LEMBUR sampai jam 1 malam!!!
Terus, gak bisa belajar buat ulangan Biologi : Virus dan Bakteri . Tapi, tadi yang ulangan cuman Virus. Jadi, mohon bantuan untuk BAKTERI ya.... ^^ .
Inu tugas sosio yang buat kami jadi lembur. But, BIG THANKS for CHRISTIANDI who helped us to do our homework. Ini jawabannya, namun belum lengkap. Tadi setidaknya bisa membantu.


Kemiskinan
    a. Pengertian
        Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung,   
        pendidikan, dan kesehatan.
   
b. Penyebab
        1. penyebab individual, atau patologis, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari perilaku, pilihan, atau kemampuan dari si miskin;
        2. penyebab keluarga, yang menghubungkan kemiskinan dengan pendidikan keluarga;
        3. penyebab sub-budaya (subcultural), yang menghubungkan kemiskinan dengan kehidupan sehari-hari, dipelajari atau dijalankan dalam
            lingkungan sekitar;
        4. penyebab agensi, yang melihat kemiskinan sebagai akibat dari aksi orang lain, termasuk perang, pemerintah, dan ekonomi;
        5. penyebab struktural, yang memberikan alasan bahwa kemiskinan merupakan hasil dari struktur sosial.
        6. kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar
        7. sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan
    c. Akibat
        1. kejahatan dan kekerasan
        2. terserang penyakit
        3. kurang gizi (menyebabkan busung lapar dan avitaminosis)
        4. depresi, stress, atau bunuh diri
        5. banyaknya pengemis dan pengangguran
    d. Alasan kemiskinan dikategorikan sebagai masalah sosial
        Kemiskinan tergolong masalah sosial yang nyata dan laten. Masyarakat tahu bahwa kemiskinan itu merupaka masalah sosial, tapi mereka tidak
        mampu berbuat apapun untuk menghapuskannya.
    e. Contoh
        - Tragedi Zakat
           -> Pembagian zakat sebesar Rp 30.000,- kepada masyarakat miskin yang berujung pada kematian. Masyarakat sangat antusias sekali. Hanya
                untuk mendapatkan Rp 30.000,- mereka rela mengorbankan nyawanya. Itu menunjukkan kemiskinan di Indonesia sangat luar biasa.

Kejahatan
    a. Pengertian
        Kejahatan adalah segala sesuatu yang melanggar hukum.
   
b. Penyebab
        1. Pertentangan dan persaingan kebudayaan
        2. Perbedaan ideologi politik
        3. Kepadatan dan komposisi penduduk
        4. Perbedaan distribusi kebudayaan
        5. Perbedaan kekayaan dan pendapatan
        6. Mentalitas yang labil
    c. Akibat
        1. Merugikan pihak lain baik material maupun non material
        2. Merugikan masyarakat secara keseluruhan
        3. Merugikan negara
        4. Menggangu stabilitas keamanan masyarakat
    d. Alasan kejahatan dikategorikan sebagai masalah sosial
        Kejahatan melanggar aturan-aturan atau norma-norma yang berlaku dalam masyarakat.
    e. Contoh
        - pencurian
        - pembunuhan, penganiayaan, dan penculikan
        - perdagangan manusia
        - penjualan, pengedaran, dan pemakaian NARKOBA
        - pemerkosaan, pelacuran, dan free sex


Pelacuran
Pelacuran atau prostitusi adalah penjualan jasa seksual, seperti seks oral atau hubungan seks, untuk uang. Seseorang yang menjual jasa seksual disebut pelacur, yang kini sering disebut dengan istilah pekerja seks komersial (PSK).
                                                       
Faktor-faktor yang memengaruhi adalah : ”faktor internal” dan “faktor eksternal”. Faktor internal adalah yang datang dari individu wanita itu sendiri, yaitu yang berkenaan dengan hasrat, rasa frustrasi, kualitas konsep diri, dan sebagainya. Sedangkan faktor eksternal adalah sebab yang datang bukan secara langsung dari individu wanita itu sendiri melainkan karena ada faktor luar yang mempengaruhinya untuk melakukan hal yang demikian. Faktor eksternal ini bisa berbentuk desakan kondisi ekonomi, pengaruh lingkungan, kegagalan kehidupan keluarga, kegagalan percintaan, dan sebagainya.

Pelacuran dikategorikan menjadi masalah sosial adalah karena ini merupakan masalah masyarakat. Pelacuran yang semakin meluas yang rata-rata karena tuntutan ekonomi. Juga merupakan masalah laten, karena pelacuran dijadikan batu loncatan oleh beberapa orang. Namun, mereka tidak dapat berbuat apa-apa untuk mengatasinya.

Akibatya adalah menyebarnya penyakit AIDS yang dapat menyerang secara cepat di Indonesia.



Kenakalan Remaja
Pengertian kenakalan remaja Menurut Paul Moedikdo,SH adalah :
  1. Semua perbuatan yang dari orang dewasa merupakan suatu kejahatan bagi anak-anak merupakan kenakalan jadi semua yang dilarang oleh hukum pidana, seperti mencuri, menganiaya dan sebagainya.
  2. Semua perbuatan penyelewengan dari norma kelompok tertentu untuk menimbulkan keonaran dalam masyarakat.
  3. Semua perbuatan yang menunjukkan kebutuhan perlindungan bagi sosial.
Akibat-akibat yang di timbulkan :
Anak-anak mulai mengenal : Rokok, Narkoba, Freesex, dan terlibat banyak tindakan kriminal lainnya
Hal ini semua bisa terjadi karena adanya faktor-faktor kenakalan remaja berikut:
- kurangnya kasih sayang orang tua.
- kurangnya pengawasan dari orang tua.
- pergaulan dengan teman yang tidak sebaya.
- peran dari perkembangan iptek yang berdampak negatif.
- tidak adanya bimbingan kepribadian dari sekolah.
- dasar-dasar agama yang kurang
- tidak adanya media penyalur bakat dan hobinya
- kebasan yang berlebihan
- masalah yang dipendam
Dan saya dapat memberikan beberapa tips untuk mengatasi dan mencegah kenakalan remaja, yaitu:
- Perlunya kasih sayang dan perhatian dari orang tua dalam hal apapun.
- Adanya pengawasan dari orang tua yang tidak mengekang. contohnya: kita boleh saja membiarkan dia melakukan apa saja yang masih sewajarnya, dan apabila menurut pengawasan kita dia telah melewati batas yang sewajarnya, kita sebagai orangtua perlu memberitahu dia dampak dan akibat yang harus ditanggungnya bila dia terus melakukan hal yang sudah melewati batas tersebut.
- Biarkanlah dia bergaul dengan teman yang sebaya, yang hanya beda umur 2 atau 3 tahun baik lebih tua darinya. Karena apabila kita membiarkan dia bergaul dengan teman main yang sangat tidak sebaya dengannya, yang gaya hidupnya sudah pasti berbeda, maka dia pun bisa terbawa gaya hidup yang mungkin seharusnya belum perlu dia jalani.
- Pengawasan yang perlu dan intensif terhadap media komunikasi seperti tv, internet, radio, handphone, dll.
- Perlunya bimbingan kepribadian di sekolah, karena disanalah tempat anak lebih banyak menghabiskan waktunya selain di rumah.
- Perlunya pembelanjaran agama yang dilakukan sejak dini, seperti beribadah dan mengunjungi tempat ibadah sesuai dengan iman kepercayaannya.
- Kita perlu mendukung hobi yang dia inginkan selama itu masih positif untuk dia. Jangan pernah kita mencegah hobinya maupun kesempatan dia mengembangkan bakat yang dia sukai selama bersifat Positif. Karena dengan melarangnya dapat menggangu kepribadian dan kepercayaan dirinya.
- Anda sebagai orang tua harus menjadi tempat CURHAT yang nyaman untuk anak anda, sehingga anda dapat membimbing dia ketika ia sedang menghadapi masalah.
Dijadikan masalah sosial karena, kenakalan remaja ini sudah mulai meluas dan juga dapat berakibat buruk bagi anak-anak lain yang belum termasuk ke dalam kategori kenakalan remaja.
Contoh – contoh kenakalan remaja :
1.      Berbohong
2.      Pergi keluar rumah tanpa pamit
3.      Keluyuran
4.      Begadang
5.      membolos sekolah
6.      Berkelahi dengan teman
7.      Berkelahi antar sekolah
8.      Buang sampah sembarangan
9.      membaca buku porno
10. melihat gambar porno
11. menontin film porno
12. Mengendarai kendaraan bermotor tanpa SIM
13. Kebut-kebutan/mengebut
14. Minum-minuman keras
15. Kumpul kebo
16. Hubungan sex diluar nikah
17. Mencuri
18. Mencopet
19. Menodong
20. Menggugurkan Kandungan
21. Memperkosa
22. Berjudi
23. Menyalahgunakan narkotika
24. Membunuh

Peperangan
Peperangan adalah : permusuhan atau pertempuran senjata yang dilakukan antara suatu negara,bangsa,atau tentara melawan negara,bangsa,atau tentara yang lain dengan perjuangan,perkelahian,mengadu tenaga,dsb.

akibat :
a. peperangan dapat membuat sebuah negara/lebih mjd hancur karena mereka saling membunuh,menembak,dsb.
b. membuat sebuah negara menjadi tidak aman,tidak nyaman,tidak damai,tidak tentram.
c. terlebih membuat sebuah negara menjadi kacau balau dan membuat warga negara menjadi takut,gelisah,khawatir,dsb.

penyebab :
a. adanya sebuah masalah yang besar dan tidak bisa di selesaikan secara kekeluargaan/damai sehingga harus melalui perang.
b. adanya rasa egoisme dalam diri sebuah negara.
c. adanya pihak yang saling megadu dombakan antara negara yang satu dengan negara yang lain.

dikategorikan sebagai masalah sosial karena
a. dampaknya mengenai banyak orang atau seluruh wilayah yang mengalami perang.
b. dampaknya mengakibatkan perasaan seseorang menjadi tertekan atau tidak tenang.

contoh-contoh perang :
a.perang teluk I
b.perang kemerdekaan RI
c.perang diponegoro
d.dsb.

Kelainan Seksual
1.1.   Pengertian
Kelainan seksual adalah suatu keadaan di mana seseorang memilih obyek seks yang tidak wajar. Misalnya memilih binatang, mayat, anak-anak kecil sebagai obyek seks, atau suka disakiti saat berhubungan seks. Kelainan ini didapat sejak kecil, bisa dari lingkungan pergaulan, akibat trauma, atau kelainan genetika.
1.2.   Penyebab
Banyak kasus kelainan seksual terjadi karena kelainan genetika. Kelainan genetika yang di maksud bukanlah faktor keturunan, melainkan kelainan saat anak berada dalam kandungan dan pembentukan genetik.
Kelainan seksual juga bisa terjadi karena trauma. Penyebab traumanya pun bermacam-macam dan sulit diketahui.
Kelainan seksual dapat pula terjadi akibat mengkonsumsi obat-obatan secara tidak wajar.
1.3.   Akibat
Akibat atau dampak yang terjadi akibat faktor genetik lebih sulit di sembuhkan, karena kelainan tersebut di bawa sejak penderita lahit. Sedangkan penderita akibat faktor lingkungan lebih mudah di sembuhkan, karena si penderita menderita akibat lingkungan yang tidak wajar. Penderita akibat faktor lingkungan dapat di sembuhkan dengan di karantina. Sedangkan penderita akibat faktor genetik harus men
1.4.   Mengapa Masalah tersebut bisa menjadi masalah sosiologi
Masalah kelainan seksual bisa menjadi masalah bagi masyarakat karena penyebaran kelainan seksual dapat terjadi dengan banyak cara, diantaranya lingkungan. Lingkungaan tempat kita tinggal bisa saja menjerumuskan kita karena lewat lingkungan kita belajar tentang hidup.
1.5.   Contoh
SADISME DAN MASOCHIST
EXHIBITIONISM
PHEDOPHILIA
HOMOSEKSUAL DAN TRANSEKSUAL

Permasalahan Sosial Kependudukan
1.     Pengertian
Ditandai dengan tingginya urbanisasi, permukiman kumuh pada hampir seluruh kota, pedagang kaki lima dan kesemrawutan lalu lintas, serta masalah kesehatan khususnya tingginya prevalensi infeksi saluran pernafasan akut. Adanya benturan kepentingan antara pertumbuhan penduduk dengan ketersediaan sumber daya alam telah dipahami sebagai asal mula terjadinya problema lingkungan hidup. Tidak mengherankan, kalau persoalan-persoalan lingkungan hidup yang muncul.
2.     Penyebab
Masyarakat yang tinggal atau mendiami suatu wilayah tertentu disebut penduduk. Jumlah penduduk yang mendiami suatu wilayah menentukan padat tidaknya di wilayah tersebut. Masalah-masalah kependudukan yang terjadi di Indonesia antara lain persebaran penduduk yang tidak merata, jumlah penduduk yang begitu besar, pertumbuhan
penduduk yang tinggi, rendahnya kualitas penduduk, rendahnya pendapatan per kapita, tingginya tingkat ketergantungan, dan kepadatan penduduk.

X       Persebaran penduduk yang tidak merata

Wilayah negara kita sangat luas. Penduduk yang tinggal di wilayah negara kita tidak merata. Ada daerah yang sangat padat, namun ada juga daerah yang sangat jarang penduduknya.

X       Jumlah penduduk yang begitu besar

Jumlah penduduk Indonesia sangat banyak. Indonesia menduduki urutan keempat negara terbanyak jumlah penduduk setelah Cina, India, dan Amerika Serikat. Jumlah penduduk Indonesia berdasarkan sensus penduduk tahun 2000 adalah 205,8 juta jiwa.

X       Pertumbuhan penduduk yang tinggi

Jumlah penduduk Indonesia sudah sangat banyak. Jumlah ini akan terus bertambah karena pertumbuhan jumlah penduduk juga tinggi. Hal ini disebabkan oleh angka kelahiran lebih tinggi dibandingkan dengan angka kematian.

X       Kualitas penduduk rendah

Indonesia memiliki tingkat pendidikan yang rendah. Ini mempengaruhi kualitas atau mutu penduduk Indonesia. Masyarakat Indonesia kurang memiliki keahlian dan keterampilan dalam bekerja. Akibatnya, masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan yang bagus.

X       Rendahnya pendapatan per kapita

Pendapatan per kapita artinya rata-rata pendapatan penduduk setiap tahun. Pendapatan per kapita penduduk Indonesia masih rendah. Remdahnya pendapatan per kapita rendah berkaitan erat dengan banyaknya masyarakat miskin.

X       Tingginya tingkat ketergantungan

Penduduk yang tidak tidak bekerja disebut penduduk yang tidak produktif. Biasanya penduduk yang tidak bekerja adalah yang telah berusia lanjut atau masih anak-anak dan remaja. Mereka ini disebut usia nonproduktif. Penduduk nonproduktif menggantungkan hidupnya pada penduduk produktif (bekerja). Karena usia nonproduktif tinggi, maka tingkat ketergantungan di Indonesia cukup tinggi.

X       Kepadatan penduduk

Beberapa kota besar di Indonesia sangat padat. Tingginya kepadatan penduduk menyebabkan masalah-masalah sosial seperti pengangguran,
kemiskinan, rendahnya pelayanan kesehatan, meningkatnya tindak kejahatan, pemukiman kumuh, lingkungan tempat tinggal yang tidak sehat, dan sebagainya.

3.     Akibat
Penyebaran pendudukk tidak merata dan dapat berdampak adanya kemacatan, kekurangan lahan tempat tinggal, dan kurangnya lapangan pekerjaan
4.     Mengapa Hal Tersebut Dikategorikan Sebagai Masalah Sosial
Masalah ini merupakan masalah sosial yang dapat berdampak luas pada daerah yang memiliki kependudukan yang tidak rata.
                                                                                              
5.     Contoh
¨      Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sangat padat. Menurut sensus tahun 2000, setiap satu kilometer persegi didiami lebih dari dua belas ribu orang. Ini sangat berbeda dengan Provinsi Kalimantan Barat. Di sana hanya ada 27 orang yang mendiami wilayah seluas satu kilometer persegiTingginya tingkat pengangguran.
¨      Banyaknya perumahan kumuh.
¨      Tingginya angka kematian ibu dan bayi per tahunnya.
¨      Rendahnya pendapatan per kapita di Indonesia.

Milky Way

Ini nih , yang disuruh ama Bu Budi Mulyani untuk bagi" ke temen. Sorry gak aku kasih flash, karena takut kena virus (bukan NGESOK , tapi sistem pengaman virus laptop dan pc aku gak kuat). Hehehehe.. Ini nih yang gak aku kurang"in. Tata surya, BAB II .


Tata Surya

         Pengertian tata surya

         Objek-objek yang termasuk dalam tata surya:
        8 buah planet dengan orbit berbentuk elips
        5 planet kerdil/katai
        173 satelit alami
         8 planet tata surya ialah:
         Merkurius (57,9 juta km)
         Venus (108 juta km)
         Bumi (150 juta km)
         Mars (228 juta km)
         Yupiter (779 juta km)
         Saturnus (1430 juta km)
         Uranus (2880 juta km)
         Neptunus (4500 juta km)

Asal-Usul Tata Surya
         Banyak hipotesis yang telah dikemukakan oleh para ahli, diantaranya:
1.       Hipotesis Nebula
2.     Hipotesis Planetisimal
3.     Hipotesis Pasang Surut Bintang
4.     Hipotesis kondensasi
5.     Hipotesis Bintang Kembar

Hipotesis Nebula
Dikemukakan oleh Emanuel Swedenborg pada tahun 1734
Disempurnakan oleh Immanuel Kant pada tahun 1775

Hipotesis:
Tata surya berupa kabut raksasa yang terbentuk dari debu, es dan gas (nebula)
Gaya gravitasi menyebabkan kabut menyusut dan suhu kabut memanas dan akhirnya menjadi bintang raksasa (matahari).

Hipotesis Planetesimal
Dikemukakan oleh Thomas C. Chamberlin dan Forest R. Moulton pada tahun 1900

Hipotesis:
a. Tata surya terbentuk akibat adanya bintang yang lewat cukup dekat dengan matahari dan menyebabkan terjadinya tonjolan pada permukaan matahari bersamaan proses internal matahari
b.     Efek gravitasi bintang mengakibatkan terbentuknya dua lengan spiral
c.      Sementara sebagian materi tertarik menjadi benda-benda berukuran kecil (planetisimal) dan beberapa yang besar (protoplanet)
d.     Objek-objek tersebut bertabrakan, kemudian membentuk planet dan bulan, sementara sisanya menjadi komet dan asteroid

Hipotesis Pasang Surut Bintang
Dikemukakan oleh James Jeans pada tahun 1917

Hipotesis:
a.  Planet dianggap terbentuk karena mendekatnya bintang lain kepada matahari
b.     Keadaan yang hampir bertabrakan menyebabkan tertariknya sejumlah besar materi dari matahari dan bintang lain yang kemudian terkondensasi menjadi planet

Namun astronom Harold Jeffreys pada tahun 1929 membantah bahwa tabrakan itu hampir tidak mungkin terjadi

Hipotesis Kondensasi
Dikemukakan oleh astronom Belanda, G.P. Kuiper pada tahun 1950

Hipotesis:
Tata Surya terbentuk dari bola kabut raksasa yang berputar membentuk cakram raksasa.

Hipotesis Bintang Kembar
Dikemukakan oleh Fred Hoyle pada tahun 1956

Hipotesis:
a.  Awalnya tata surya kita berupa 2 bintang yang berdekatan
b.     Salah satunya meledak meninggalkan serpihan-serpihan kecil
c.      Serpihan itu terperangkap oleh gravitasi bintang yang tidak meledak dan mulai mengelilinginya

Sejarah Penemuan Tata Surya
  1. 5 planet terdekat dari matahari selain bumi telah dikenal sejak zaman dahulu karena mereka bisa dilihat dengan mata telanjang
  2. Galileo Galilei dengan teleskop refraktornya mampu melihat berbagai perubahan bentuk penampakan Venus, seperti Venus sabit atau Venus Purnama
  3. Teleskop Galileo terus disempurnakan oleh ilmuwan lain seperti Christian Huygens
  4. Perkembangan teleskop diimbangi dengan perkembangan perhitungan gerak benda-benda langit oleh Johannes Kepler dengan Hukum Kepler
  5. Serta Sir Isaac Newton dengan hukum gravitasiWilliam Herschel menemukan Uranus pada 1781
  6. Neptunus ditemukan pada agustus 1846
  7. Pluto ditemukan pada 1930
  8. Pada 1978, Charon, satelit yang mengelilingi Pluto ditemukan
  9. Para astronom kemudian menemukan sekitar 1.000 objek kecil lainnya
  10. Dari penemuan 2003 EL61, diketahui bahwa Objek Sabuk Kuiper memiliki satelit meski berukuran lebih kecil dari Pluto

Struktur
  1. Matahari mengandung 99,86% massa dari sistem dan mendominasi seluruh dengan gaya gravitasinya
  2. Yupiter dan Saturnus mencakup kira-kira 90% massa selebihnya

  1. Hukum gerakan planet kepler menjabarkan bahwa orbit dari objek-objek tata surya mengikuti bentuk elips dengan mathari sebagai salah satu titik fokusnya
  2. Jarak terdekat matahari dinamai perihelion
  3. Jarak terjauh dari matahari dinamai aphelion
  4. Objek tata surya bergerak tercepat di titik perihelion dan terlambat di titik aphelion
  5. Hampir semua planet-planet di tata surya memiliki sistem sekunder



Matahari
  1. Matahari ialah bintang induk tata surya dan merupakan komponen utama sistem tata surya
  2. Berukuran 332.830 massa bumi
  3. Matahari dikategorikan dalam bintang kerdil kuning (tipe G V)
  4. Bintang diklasifikasikan dengan diagram  Hertzprung-Rusell
  5. Posisi matahari pada deret utama merupakan puncak hidup dari sebuah bintang
  6. Secara metalisitas dikategorikan sebagai bintang “populasi I”

Planet-planet
Terdiri dari :
1.     Merkurius
a.      Planet terdekat dari matahari, serta terkecil (0,055 massa bumi)
b.     Tidak memiliki satelit alami
c.      Atmosfer terdiri dari atom-atom yang terlepas dari permukaan merkurius karena semburan angin matahari
d.     Menurut hipotesa, lapisan luar planet ini terlepas setelah terjadi tabrakan raksasa
e.      Perkembangan (akresi) penuhnya terhambat oleh energi awal matahari

2.   Venus
a.      Berukuran seperti bumi (0,815 massa bumi)
b.     Memiliki selimut kulit silikat yang tebal dan berinti besi
c.      Atmosfernya tebal dan memiliki aktivitas geologi
d.     Tidak memiliki satelit
e.      Planet terpanas denga suhu permukaan mencapai 400 °C, disebabkan jumlah gas rumah kaca yang terkandung di dalam atmosfer
f.       Sumber atmosfer venus diduga berasal dari gunung berapi

3.   Bumi
a.      Planet bagian dalam yang terbesar dan terpadat
b.     Satu-satunya yang diketahui memiliki aktivitas geologi
c.      Satu-satunya planet yang diketahui memiliki makhluk hidup
d.     Memiliki hidrosfer cair yang menjadi ciri khas diantara planet-planet kebumian
e.      Satu-satunya planet yang memiliki lempeng tektonik
f.       Atmosfet bumi dipengaruhi oleh keberadaan makhluk hidup yang menghasilkan 21% oksigen
g.      Memiliki satu satelit yaitu bulan

4.   Mars
a.      Berukuran lebih kecil dari Bumi dan Venus (0,107 massa bumi)
b.     Memiliki atmosfer tipis yang kandungan utamanya adalah karbon dioksida
c.      Permukaan Mars dipenuhi gunung berapi raksasa, seperti Olympus mons dan lembah retakan seperti Valles Marineris
d.     Warna merahnya berasal dari warna karat tanahnya yang kaya besi
e.      Memiliki 2 satelit alami, Deimos dan Phobos

5.   Yupiter
a. Yupiter dengan 318 kali massa bumi, adalah 2,5 kali massa gabungan seluruh planet lainnya.
    1. Kandungan utamanya adalah hidrogen dan helium
    2. Sumber panas di dalam Yupiter menyebabkan timbulnya beberapa ciri semi-permanen pada atmosfernya, contohnya:
1.      Pita pita awan
2.      Bintik merah raksasa

    1. Memilik 63 satelit
    2. Empat satelit terbesar yaitu Ganymede, Callisto, Io, dan Europa

6.   Saturnus
a.      Dikenal dengan sistem cincinnya
b.     Memiliki beberapa kesamaan dengan Yupiter, seperti komposisi atmosfernya
c.      Berat Saturnus kurang dari sepertiga Yupiter atau 95 kali massa bumi
d.     Memiliki 60 satelit, 2 diantaranya Titan dan Enceladus

7.   Uranus
a.      Uranus memiliki 14 kali massa bumi
b.     Planet yang paling ringan diantara planet-planet luar
c.      Planet ini memiliki kelainan ciri orbit
d.     Uranus mengedari matahari dengan ukuran poros 90 derajat pada ekliptika
e.      Memiliki inti yang sangat dingin dibandingkan gas raksasa lainnya dan hanya sedikit memancarkan energi panas
f.       Memiliki 27 satelit, yang terbesar ialah Titania, Oberon, Umbriel, Ariel dan Miranda

8.   Neptunus
a.      Memiliki 17 kali massa bumi
b.     Memancarkan panas dari dalam tapi tidak sebanyak Yupiter atau Saturnus
c.      Memiliki 13 satelit yang diketahui
d.     Satelit terbesar adalah Triton
e.      Neptunus juga didampingi beberapa planet minor pada orbitnya, yang disebut Trojan Neptunus.

Medium Antar Planet
  1. Matahari memancarkan semburan partikel bermuatan plasma yang dikenal dengan angin matahari
  2. Semburan partikel menyebar keluar kira-kira pada kecepatan 1,5 juta km/jam, yang menciptakan atmosfer tipis yang merambah tata surya paling tidak sejauh 100 SA
  3. Hal ini disebut medium antarplanet
  4. Interaksi antara angin matahari dan medan magnet bumi menyebabkan terjadinya aurora yang dapat dilihat dekat kutub magnetik bumi
  5. Heliosfer berperan melindungi tata surya dari sinar kosmik yang berasal dari luar tata surya
  6. Medium antarplanet merupakan tempat beradanya paling tidak dua daerah mirip piringan yang berisi debu kosmis.

Komet
  1. Komet adalah badan tata surya kecil dan terbuat dari es volatil
  2. Badan-badan ini memiliki eksentrisitas orbit tinggi
  3. Saat komet memasuki tata surya bagian dalam, dekatnya jarak dari matahari menyebabkan permukaan esnya bersublimasi dan berionisasi yang menghasilkan koma, ekor gas dan debu panjang
  4. Komet berperioda pendek yang memiliki kelangsungan orbit kurang dari dua ratus tahun, berasal dari Sabuk kuiper
  5. Komet berperiode panjang yang memiliki orbit yang berlangsung ribuan tahun, berasal dari awan oort

Centaur
  1. Centaur adalah benda-benda es mirip komet yang poros semi-majornya lebih besar dari Yupiter
  2. Centaur terbesar yang diketahui adalah 10199 Chariklo, berdiameter 250 km
  3. Centaur pertama, 2060 Chiron juga diklasifikasikan sebagai komet.

curhaatttt T_T


malam, semuaaa...
aku ngepost ini jam 12.05 a.m tanggal 26 .
aku memutuskan untuk LEMBUR!!!!
karena, aku belum menyelesaikan tugas sosiologi bersama Irine K.Oktaviani dibantu Christiandi.
(thanks banget kepada : Christiandi)
besok aku ulangan biologi : virus dan bakteri..!!!
mwngharapkan : SOAL BOCORAN

aku tidak tahu, besok akan masuk atau tidak.
sepertinya aku sangat leeellllaaahhhh!!!!!!! >.<
apa aku menyesal masuk Xaverius??? aku tidak tahu... xaverius enak. tapi tugas"nya bisa bikin aku benar" LELAH!!!! >,<

aku berharap besar dengan sentuhan YANG MAHA ESA  untuk menghadapi hari esok yang pasti sangat LELAH!!!!


SEKIAN!!!!!!!
(aku lelahhhh..... TT_TT)

Minggu, 24 Oktober 2010

geoscience


Tenaga Eksogen

Adalah tenaga yang berasal dari luar lapisan kulit bumi / lithosfer .
Sifatnya : merusak
Namun, sifat dari endogen adalah membangun .

Jenis- jenis tenaga eksogen

Adalah sbb :
a.     Air
Mengarah pada air yang diam. Misal air sungai dan danau.
b.    lapisan air
lapisan air sungai yang ada di atas daratan (run off).
Lapisan air yang ada di dalam tanah adalah subsurface run off . Akan merusak dari daerah kapur.
c.      ombak
d.    suhu / sinar matahari
e.     zat – zat kimia
yang berasal dari tumbuh”an atau aktifitas manusia .
f.       organisme
g.     angin
atau disebut korosi.
h.     manusia

Proses Eksogen
a.     Pelapukan (weatering)
Proses hancurnya batuan (stone), dari dalam batuan .
Jenis pelapukan ada 3, yaitu :
·        Mekanik / fisika / fisik
Batu hancur, namun pada bagian terkecil tetap satu batuan sehingga tidak mengandung zat kimia apapun .
Jadi, yang menyebabkan ada alam sehingga tidak merubah struktur batuan tersebut.
Misal : suhu dan angin (menyebabkan batu akan jatuh) dan juga air .
Biasanya terdapat di daerah padang pasir.

·        Kimia / kimiawi
Batu hancur, akan menghasilkan struktur kimia yang baru.
Misal terjadi di daerah kapur.
Tenaganya : zat kimia, air hujan, air laut, dan garam.
Kapur à terkena air hujan (H2O) à kalsium karbonat (CaCOOH)
Biasanya terjadi di daerah tropis atau daerah yang memiliki kandungan curah hujan yang tinggi .

Proses pelapukan:
1.      pelarutan : larutannya minereal dalam air (yang mengandung garam). Pelarutan terjadi di daerah yang memiliki curah hujan yang tinggi.
Biasanya terjadi di daerah kapur.

Menghasilkan :
ü                 diaklas : retakan yang ada di daerah kapur
ü                 ponor : diaklas yang sudah meluas
ü                 polje : gabungan dari ponor (lebih luas dari ponor)
ü                 uvula : ponor yang lebih luas lagi. Atau dapat dibilang lubang .
ü                 doline : uvula yang berisi air .
ü                 stalakmit : batuan kapur yang ada di bawah .
ü                 stalaktit  batuan kapur yang menggantung .

2.    oksidasi  persenyawaan oksigen untuk mengahasilkan oksida . Biasanya batuan yang mengandung besi terkena oksigen, akan menghasilkan : hematit (Fe2O3).

3.    karbonisasi  proses persenyawaan antara karbon (C) dan batu-batuan.

Eg : air hujan membentuk asam karbon dan bereaksi dengan asam menjadi batu kapur  dolomit .


4.    evaporasi = penguapan air yang tersimpan dalam batuan atau penguapan tumbuh-tumbuhan yang menghasilkan zat kimia tertentu .

5.    hidrolisasi = senyawa air dg mineral yang menghasilkan mineral baru.
Eg : orthoklas menjadi lempung .

·        Organik / biologi
Adalah proses hancurnya batuan karena makhluk hidup. Bisa bersifat kimia dan mekanik.
Tenaga : akar tanaman, hewan menggali liang, dan manusia (anthropolisme).
Namun, yang paling membuat kerusakan terparah adalah manusia.

b.    Pengikisan à erosi (bagian dari pengikisan)
Hancurnya batuan secara perlahan-lahan dari luar batuan.
Tenaga : angin, air yang mengalir, ombak, gletser.
Gletser = daerah pegunungan.

PROSES PENGIKISAN
     Abrasi       = tenaga ombak
     Deflasi       = tenaga angin
     Erosi         = aliran air
     Korosi       = udara/angin
     Glasialisasi  = gletsyer

HASIL PENGIKISAN
`        Tanah tandus, tanah kritis, jira terlalu banyak bisa menjadi penyebab tanah longsor.

c.      Transportasi / pengangkutan
Adalah proses pengangkutan / trans / berpindahnya hasil pengikisan dan pelapukan .

Tenaganya : angin, air, gletsyer, binatang .
Misalnya : sisa kapur akan diterbangkan angin.

Biasanya, diendapkan di daerah yang rendah .

d.    Sedimentasi / pengendapan
Adalah proses pengendapan hasil pengangkutan / transportasi di daerah yang rendah.
Mengapa harus rendah? Karena semuanya pasti akan diendapkan di daerah yang rendah.  
Penyebab pengendapan karena adanya pengurangan kecepatan tenaga dan media pengangkut sehingga material yang diangkut diendapkan di daerah yang rendah.

JENIS – JENIS SEDIMENTASI
o       Sedimentasi marine
Tejadi di daerah pantai atau laut yang dangkal.
Syaratnya :
1.      Pantai harus datar, rata, tidak boleh ada tanaman.
2.    Anginnya harus kuat
3.    Ombaknya tidak besar (ombaknya tenang)

Misal di : Parangtritis, laut utara.
Hasilnya :
1.      sand dune (guguk pasir)
bukit-bukit pasir di pantai. Disebabkan oleh tenaga angin atau ombak .

2.   bar
Adalah pematang yang lurus di pinggir pantai.
Eg : Parangpritis

3.    tombolo
Adalah tanah sempit yang menguhubungkan pantai dan pulau
4.    gosong
Adalah timbunan hasil abrasi.

o       Sedimentasi sungai
Adalah tenaga air sungai yang mengalir.
Contoh :
1.     Delta
Adalah daratan yang terbentuk di muara sungai.
Eustaria adalah muara sungai yang berbentuk corong.
Syarat :
o       Jumlah pengikisan yang besar
o       Dasarnya tidak begitu dalam
o       Ombaknya tidak besar
                        Yang paling terkenal adalah : delta Berantas.
2.    Flood plain (dataran banjir / gosong sungai)
Adalah daratan yang berada di tengah aliran sungai.
Misal : pulau Kemarau (Sungai musi) .

3.    Sand split
Adalah hasil sedimentasi sungai di pantai.
Hampir sama seperti bar, namun posisinya ada di sungai.

4.    Kipas Alluvial
Adalah hasil penumpukan material di daerah yang rendah.
Bisa dimana saja. Misalnya ada di pinggiran kiri kanan aliran sungai yang dapat berbentuk apa saja misalnya berbentuk kipas.
Contonhnya : di Kumpeh

o       Sedimentasi aeolis
Terjadi di daerah padang pasir yang rendah atau di gurun pasir. Tenaganya angin.
Hasilnya adalah
1.      Barkan
adalah endapan berbentuk bulan sabit.
2.    Tanah loss
Adalah endapan debu
Berguna untuk pertanian yang sederhana.

o       Sedimentasi gletsyer (morena)
Terjadi di kaki gunung. Berupa tumpukan salju.
        Di daerah : Greenland, Kanada, Kutub Selatan, Kutub Utara.

        Berdasarkan tempat pengendapan :
o       Endapan fluvial   : sungai
o       Terestris             : di darat
o       Limnis               : danau dan rawa
o       Marine              : laut
o       Glasial               : di daerah kutub

Berdasarkan tenaga alam :
Sedimen akuatis: tenaga air
Sedimen aeolis  : tenaga angin
Sedimen marine : tenaga ombak
Sedimen Glasiial : tenaga gletser

e.     Mass Wasting : bagian dari pengikisan

f.       Gletsyer
Udara